29.9.18

Menuju Sistem Industri 4.0 Pembangkitan Biogas dan Produksi Kompos

Sistem pengukur dan pengendali berdasar kondisi PH dan suhu ini merupakan kelengkapan pada pembangkitan biogas dalam suatu instalasi biodigester maupun pengendali instruksi pada proses pembuatan kompos pada Automatic Rotary Kiln (ARK) 1000 L.  


Perubahan temperatur pada digester biogas mengakibatkan perubahan produksi gas metana. Produksi gas metana akan meningkat apabila temperatur semakin meningkat pada kondisi PH netral.
Peranan pH berhubungan dengan media untuk aktivitas mikroorganisme. Bakteri-bakteri anaerob membutuhkan pH optimal antara 6,2 – 7,6, tetapi yang baik adalah 6,6 – 7,5. Pada awalnya media mempunyai pH ± 6 selanjutnya naik sampai 7,5. Tangki pencerna dapat dikatakan stabil apabila larutannya mempunyai pH 7,5 – 8,5. Batas bawah pH adalah 6,2, dibawah pH tersebut larutan sudah toxic, maksudnya bakteri pembentuk biogas tidak aktif. Pengontrolan pH secara alamiah dilakukan oleh ion NH4+ dan HCO3-. Ion-ion ini akan menentukan besarnya pH

Demikian juga suhu udara maupun suhu di dalam tangki pencerna mempunyai andil besar di dalam memproduksi biogas. Suhu udara secara tidak langsung mempengaruhi suhu di dalam tangki pencerna, artinya penurunan suhu udara akan menurunkan suhu di dalam tangki pencerna ( digester reactor). Peranan suhu udara berhubungan dengan proses dekomposisi anaerobik.
Guna mengetahui suhu dan PH larutan slurry dalam digester biogas secara kontiyu, digunakan Pengukur Suhu dan PH Digester serta alat ini sekaligus proceessor yang menggerakkan pompa submersible untuk berfungsi pengaduk (agitator) secara  otomatis dan berkala.   




pH netral ( 6-8) serta suhu 35- 55 derajat Celcius adalah kondisi optimal bagi bekerjanya konsorsium bakteri pengurai bahan organik ( Aktivator GP1) yang tergolong mesophilic. Pada kondisi dibawah maupun ambang batas suhu dan PH, sistim kontrol akan mengendalikan sistim listrik pada panel kontrol untuk menggerakkan dinamo memutar pengaduk ( ribbon mixer) yang terpasang pada mesin kompos ARK1T.

MENUJU SISTEM INDUSTRI 4.0 

Pengolahan sampah, limbah dan biomassa sebagai bagian dari bioindustri pertanian dapat dibangun dengan mengintegrasikan data dari sistem kontrol kepada internet router. Pusat pengendali akan menghimpun data yang dipancarkan melalui jaringan seluler ke suatu Remote Terminal Unit (RTU). Dengan kemajuan instrumentasi pada proses pembangkitan energi biogas dan produksi kompos, instalasi pengolahan sampah, limbah dan biomassa yang tersebar dapat dikendalikan oleh sistim operasi di lokasi RTU (**)

8.9.18

USAHA RUMAHAN DARI SAMPAH, KOMPOS, TEPUNG MOCAF HINGGA ROTI😊

 
Memulai penyediaan tepung bagi pembuatan aneka makanan ( gorengan, roti, bolu kukus dan pangan lain yang biasa dibuat dari tepung terigu) kini bisa gunakan dari tepung bahan singkong yang bisa ditanam di sekitar rumah. Beginilah urutannya:

1. Sampah, bahan organik halaman dan sisa masak, masukan tiap hari kedalam komposter, maka akan diperoleh media tanam. Campur tanah ( 1:1) atau 15 kg kompos per 1 lobang tanam, kemudian benamkan stek batang singkong varietas gajah.  Bagi tanah 10 m2, cukup buat 10 pohon.

2. Jika tanam tiap hari dan melakukan panennya 2-3 pohon, akan diperoleh singkong 50 kg/ hari. segera kupas serta cacah2 dengan pisau besar (perajang), rendam dalam bak/ drum berisi air setelah diberi starter mocaf.

3. Setelah fermentasi 12 jam, tiriskan ( bisa menggunakan spinning mesin elektrik) dan jemur, pada 2-3 hari sampai kadar air 12 % atau kering

4. Tumbuk di lesung batu/ kayu menjadi tepung mocaf, ayak dengan anglo. Dari 50-60 kg singkong segar, akan didapat 20 kg tepung mocaf berwarna putih, tanpa rasa dan sifat singkong, berkualitas setara tepung terigu dengan nilai jual Rp 200-Rp 360.000/ hari. Untuk mendapat hasil penjualan yang lebih besar dari besaran harga jual tepung, buat dan jual dalam bentuk pangan olahan.

_________
USAHA TEPUNG MOCAF SKALA 2 TON/ HARI

Dengan teknologi enzim (Biological modified Cassava) singkong dapat dibuat menjadi tepung modifikasi, harapan pada ketersediaan pangan ada dari produksi singkong. Dibanding dengan sumber beras dan jagung, produktivitas singkong masih tertinggi. Rataan produksi singkong mencapai 1200 kuintal/hektar sedangkan beras 49,44 kuintal/hektar dan jagung 44,52 kuintal/hektar.

Enzim berikut Alat mesin portabel tepung mocaf BM 2T berpindah ( portabel) dari 1 kebun ke kebun lain ini memiliki keunggulan memotong biaya variabel dalam produksi mocaf.

Dengan rendemen 25%, biaya mobilisasi (pikul, angkut, perantara/ pengumpul) singkong ke pabrik Rp 1.000/ kg, akan memotong harga tepung Rp 4.000/ kg. Pada harga singkong Rp 1500/ kg di tingkat kebun, HPP tepung hanya Rp 6.000 atau harga tkt konsumen Rp 7.000-8.000 bisa kompetitif terhadap terigu impor ( harga kurs USD= Rp 13.000, kadar protein 8% Rp 8.000/kg).

Membuat harga singkong kompetitif adalah menaikan produktivitas pada potensi genetisnya yakni 120 ton/ Ha ( 20 kg/ pohon), atau pada harga kebun Rp 1500/ kg tadi, petani singkong mendapat perolehan Rp 180 juta/ ha ( bandingkan harga singkong saat ini Rp 2.000-3000/ kg pada tingkat produksi petani 40 ton/ Ha).

Meningkatkan produktivitas itu terjadi ketika media tanam singkong terbuat dari kompos hasil dari olah sampah di kota yang melimpah (SG**)









30.8.18

Peluang Usaha Olah Limbah Butir Kelapa dan Pelepah Sawit

PELUANG USAHA DARI LIMBAH BUTIRAN KELAPA JADI SERAT BERHARGA

Sabut yang telah terurai dari butiran kelapa adalah bahan fiber, jok mobil, matras, geotextil, serat berkaret, karpet maupun sebagai bahan dasar pembuatan berbagai macam kerajinan tangan, seperti kesed sabut kelapa, tali tambang, media tanam (cocopeat), bahan dasar kasur, meubel dan lain lain Proses penguraian pada pengolahan sabut kelapa bertujuan untuk memisahkan antara sabut kelapa (coco fiber) dengan bagian kulit luar buah kelapa (coco peat), di mana masing-masing jenis bahan tersebut memiliki fungsi dan nilai jual Rp 20.000/ kg.


Sementara itu, limbah kebun sawit berupa pelepah dan daun memiliki kandungan cukup baik menjadi hijauan pakan ternak sapi terlebih bila sebelumnya dinaikan kadar proteinnya melalui proses silase. Kedua limbah butir kelapa dan pelepah itu dapat diambil manfaatnya ketika hadir mesin Penghancur Pelepah Kelapa Sawit dan pengurai Sabut Kelapa Chopper Shredder MPC 1000 S



Mesin Penghancur Pelepah Kelapa Sawit dan pengurai Sabut Kelapa Chopper Shredder MPC 1000 S secara umum digunakan untuk menyiapkan bahan pembuatan kompos dalam Instalasi Produksi Pupuk Organik Kompos, penyiapan awal ( pre treatment) bahan baku digester dalam pembangkitan energi biogas maupun penyediaan pakan hijauan ternak ( ruminansia) sapi. Disamping bagi bahan pelepah kelapa sawit, MPC 1000 juga berfungsi mengurai sabut dari limbah kelapa yang telah diambil air maupun dagingnya. Di hampir semua daerah terdapat limbah dari industri minyak goreng dan kopra serta pedagang kelapa muda, pedagang santan kelapa sebagai bahan baku gratis dalam pembuatan sabut.



Diketahui, integrasi ternak sapi dalam kebun kelapa sawit merupakan model simbiosis mutualisme yang efektif untuk meningkatkan produktivitas protein hewani. Manfaat langsungnya, pelepah tanaman tanaman kelapa sawit dapat digunakan untuk menambah kebutuhan pakan hijauan, sementara bungkil sawit dapat diproses untuk pakan konsentrat. Dengan itu, kebutuhan pakan sapi terpenuhi dari kebun sawit. Daun sawit (Palm oil leaf) mengandung protein kasar 14,8%, lignin 27,6% dan kecernaan invitro kurang dari 50%, temasuk kualitas biologis medium. Karenanya diperlukan perlakuan (pre treatment) melalui proses aerobik guna penurunan nisbah C/N ratio terlebih dulu. Hasil penelitian Purba et al (1997), menunjukkan pelepah daun sawit dapat menggantikan rumput sampai 80% tanpa mengurangi laju pertumbuhan bobot badan ternak.


Perolehan dari hewan ternak sapi adalah kotorannya dapat dijadikan pupuk kompos untuk meningkatkan kesuburan tanaman kelapa sawit, maka kebutuhan pupuk kelapa sawit pun dapat berkurang. Bahkan lebih jauh, biomassa hasil pencacahan pelepah sawit dicampur kotoran ternak sapi dalam reaktor digester akan mampu menghasilkan biogas.Lebih lanjut, setelah dimurnikan, biogas akan menjadi biometan yang dapat diaplikasikan sebagai bahan bakar mesin (engine), bahan bakar generator pembangkit listrik maupun menyalakan kompor biogas.

18.8.18

SAMPAH ORGANIK SAYUR BUAH PASAR INDUK BAGI PENYEDIAAN TEPUNG MOCAF CASSAVA DI PESANTREN

SAMPAH ORGANIK SAYUR BUAH PASAR INDUK BAGI PENYEDIAAN TEPUNG MOCAF CASSAVA
PERMASALAHAN

1. Besarnya sampah organik ( sayuran dan buah) di pasar induk menjadi penyebab bau dan buruknya sanitasi akibat material mudah busuk (perishable)

2. Mahal dan terbatasnya lahan di area komersial pasar menuntut teknik pengecilan volume agar menurunkan biaya buang ke TPA

3. Menurunnya kualitas/ kesuburan lahan pertanian ( C organik< 2 %) memerlukan pengembalian organik. 

SOLUSI

1. Rangkaian mesin pencacah dan pengepres air ( dewatering) sampah organik pasar yang dapat dibayar dari selisih biaya buang sebelum dan sesudah adanya fasilitas pengecilan volume sampah

2.  Pemilahan truk angkutan, khusus bagi organik ( sayur dan buah) diantar ke lokasi pertanian untuk dijadikan kompos

Kapasitas reduksi sampah organik di pasar hingga 50 %, dari 40 ton/ hari menjadi 20 ton. Berarti dengan reduksi itu biaya buang ke TPA dapat dari 6 truk menjadi dihemat 3 truk setara biaya Rp 3 juta/ hari ~ Rp 90 juta/ bulan.

TANPA BIAYA BARU, penimbul sampah organik, misalnya skala 40 ton/ hari ( pasar sayur, pasar induk), dapat membeli secara leasing MESIN PENCACAH DAN DEWATERING 

MANFAAT

1. Penimbul sampah, dengan melakukan pengumpulan jenis sampah secara homogen/ lokasi los,  telah ikut mengatasi masalah sampah

2. Memiliki investasi MESIN PENCACAH DAN DEWATERING dari penghematan biaya buang ke TPA

3. Memiliki sampah organik (homongan) sudah tercacah sebagai bahan dalam pembuatan kompos sehingga bisa dibuang ke luar TPA, yakni kebun2 pertanian/ perkebunan

PROSPEK PRODUKSI TEPUNG MOCAF DI PESANTREN

Sampah organik hasil dewatering/ pencacahan akan dijadikan kompos PT CIPTA VISI SINAR KENCANA ( CVSK) di lokasi2 yang dikuasai lembaga pengajaran (pesantren), selanjutnya dijadikan media tanam ketela bagi program pengadaan tepung modifikasi cassava, dengan pembagian cara bagi hasil ( Mudharabbah)

1. Bahan kompos dari organik pasar induk menjadi media tanam pertanian singkong/ ketela di lahan2 kebun  milik lembaga


2. Pemeliharaan sederhana budidaya ketela dapat dilakukan pelajar/ santri dengan membagi jumlah populasi tanaman dibagi jumlah santri


3. Hasil akhir usaha bersama budidaya ketela adalah produk, yang dapat dipasarkan ( marketable) tepung mocaf 




  




23.7.18

Hasil Pertanian Dalam Media Kompos Dari Sampah Kota

Menyadari bahwa di masa depan, pupuk kimia (anorganik) - sebagai bahan alam tidak terbarukan (unrenewable) akan makin berkurang ketersediaannya, serta, dilain pihak, terdapat kesadaran akan pentingnya pangan alami (organik) - sejak 2004, PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK) mengembangkan teknologi alat pembuatan pengolahan sampah dan limbah organik menjadi kompos, sementara jenis anorganik dijadikan energi panas dan listrik bagi mandiri energi TPST ( Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) dengan Gasifier &amp; Piroliser - Teknik Konversi Biomassa Kering

Kelimpahan kompos disebarluaskan ke pertanian sekitar. Sudah ratusan Ha petani merasakan manfaat nutrisi organik pada beras, ketela pohon, buah-buahan dan sayuran tanaman semusim lain, termasuk lidah buaya (Aloe Vera). Dari hasil pertanian itulah yang tersaji di KencanaOnline Cafe &amp; Eatery - Kece untuk memberi harapan pada masyarakat akan #Mandiripangandanenergi





ROTI KECE

Roti Kece ini terbuat dari bahan tepung terigu, tepung mocaf cassava, telur, margarine dan gula pasir dengan isian selai ( varian melon, nanas, kesemek, buah naga, jambu, dll). Disamping terigu, roti kece sebagian tepungnya adalah modifikasi cassava. Tepung modifikasi bahan singkong ( modified cassava flour) ini atau mocaf lebih baik dalam hal indeks glikemik (IG), bebas kandungan protein amorf ( glutten free) namun kurang bagus dalam penggunaan pangan tertentu. Dari berbagai uji resep pastry, tepung mocaf sangat enak dan baik pada pembuatan cookies, bolu ( dengan kukus) dan aneka panganan tradisional (bala2 maupun pisang goreng) dan menyumbang tekstur pembalut (bolen) pada roti isian selai buah. Roti Kece isian selai Buah alami dikemas kertas per 10 biji masing2 berat 360 gram. 



SELAI BUAH KECE

Isian roti adalah Selai Buah Kece terbuat dari pilihan bahan buah eksotik ( Exotic Fruits) menjadi selai JERUK, selai APEL, selai MELON, selai NANAS dan buah ( Naga, Jambu) alami lainnya yang difermentasi dan di pasteurisasi (diuapkan oleh destilator pada suhu 81 derajat Celcius). Tanpa pengawet apapun, selain gula, Selai, dibuat dari bagian daging buah dari proses yoghurt sari buah ini, dijadikan isian roti Kece dan es kepal selai buah Kece, sementara cairannya adalah sari Buah ( Yoghurt Buah) atau Fruitghurt Kece yang memiliki karakter rasa asam laktat yang kental.



SARI BUAH KECE

Jenis yoghurt yang memang tergolong baru dan masih jarang kita dengar adalah “fruitghurt”. Fruitghurt merupakan produk hasil fermentasi dari sari buah-buahan baik itu buah melon, kesemek, mangga, anggur, pisang, dll. Atau campuran dari berbagai sari buah-buahan.Bahkan sekarang ini fruitghurt sudah dikembangkan dengan bahan baku dari limbah buah-buahan yaitu kulit buah ( pisang, manggis). Prinsip pembuatan fruitghurt yaitu dengan memfermentasi sari buah menggunakan starter (bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus Thermophillus). Tanpa kedua bakteri ini fruitghurt tidak akan terbentuk. Dan kedua bakteri tersebut disebut dengan starter yaitu mikroba pembentuk fruitghurt. 

JELLY DAN SIROP LIDAH BUAYA

Jumlah limbah yang makin meningkat karena olah sari buah dan tepung mocaaf, berupa kulit dan ampas, menjadi energi dan pupuk organik. Hampir pasti, kapasitas digester 20 m3 penuh terisi tiap hari menghasilkan energi dan media tanam. Dari slurry digester inilah terdapat kompos bahan utama media tanam yang kemudian menghasilkan daun atau pelepah lidah buaya untuk diolah jadi bahan pangan.

Makanan Minuman Dari Pertanian Dalam Media Kompos Hasil Olah Limbah


Menyadari bahwa di masa depan, pupuk kimia (anorganik) - sebagai bahan alam tidak terbarukan (unrenewable) akan makin berkurang ketersediaannya, serta, dilain pihak, terdapat kesadaran akan pentingnya pangan alami (organik) - sejak 2004, PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK)​mengembangkan teknologi alat pembuatan pengolahan sampah dan limbah organik menjadi kompos, sementara jenis anorganik dijadikan energi panas dan listrik bagi mandiri energi TPST ( Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) dengan Gasifier & Piroliser - Teknik Konversi Biomassa Kering​.

Kelimpahan kompos disebarluaskan ke pertanian sekitar. Sudah ratusan Ha petani merasakan manfaat nutrisi organik pada beras, ketela pohon, buah-buahan dan sayuran tanaman semusim lain, termasuk lidah buaya (Aloe Vera). Dari hasil pertanian itulah yang tersaji di KencanaOnline Cafe & Eatery - Kece​ untuk memberi harapan pada masyarakat akan #Mandiripangandanenergi

ROTI KECE

Roti Kece ini terbuat dari bahan tepung terigu, tepung mocaf cassava, telur, margarine dan gula pasir dengan isian selai ( varian melon, nanas, kesemek, buah naga, jambu, dll). Roti Kece isian selai Buah alami dikemas kertas per 10 biji masing2 berat 360 gram. Isian roti adalah Selai Buah Kece terbuat dari pilihan bahan buah eksotik ( Exotic Fruits) menjadi selai JERUK, selai APEL, selai MELON, selai NANAS dan buah ( Naga, Jambu) alami lainnya yang difermentasi dan di pasteurisasi (diuapkan oleh destilator pada suhu 81 derajat Celcius). Tanpa pengawet apapun, selain gula, Selai dibuat dari bagian daging buah dalam proses yoghurt dijadikan isian roti Kece dan es kepal selai buah Kece, sementara cairannya adalah sari Buah ( Yoghurt Buah) atau Fruitghurt Kece.

SARI BUAH KECE

Jenis yoghurt yang memang tergolong baru dan masih jarang kita dengar adalah “fruitghurt”. Fruitghurt merupakan produk hasil fermentasi dari sari buah-buahan baik itu buah melon, kesemek, mangga, anggur, pisang, dll. Atau campuran dari berbagai sari buah-buahan.Bahkan sekarang ini fruitghurt sudah dikembangkan dengan bahan baku dari limbah buah-buahan yaitu kulit buah. Prinsip pembuatan fruitghurt yaitu dengan memfermentasi sari buahdengan menggunakan bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus Thermophillus. Tanpa kedua bakteri ini fruitghurt tidak akan terbentuk. Dan kedua bakteri tersebut disebut dengan starter yaitu mikroba pembentuk fruitghurt.

JELLY DAN SIROP LIDAH BUAYA

Jumlah limbah yang makin meningkat karena olah sari buah dan tepung mocaaf, berupa kulit dan ampas, menjadi isian digester Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk​.  Hampir pasti, kapasitas digester 20 m3 penuh terisi tiap hari menghasilkan energi dan media tanam. Dari slurry digester inilah terdapat kompos bahan utama media tanam yang kemudian menghasilkan daun atau pelepah lidah buaya untuk diolah jadi bahan pangan.

http://www.marknet.biz/2018/05/siap-bangun-pertanian-perkotaan-dari.html

13.7.18

Wisata Bioindustri Sampah dan Limbah Hingga Tepung Modifikasi Cassava dan Sari Buah

Dengan biaya Rp 100.000/ orang ( 15 orang Up) termasuk fasilitas 

(1). makan siang dan 

(2). sarapan (all you can eat) di buffet Kece terdiri dari sajian roti selai, sari buah, es kepal selai dan kopi-teh-coklat panas,  

pengunjung Bengkel Teknologi dapat melihat dan ikut praktek mengolah sampah anorganik ( plastik,  sampah kering lainnya) menjadi minyak maupun energi panas. Sementara  jenis biomassa ( sampah organik,  limbah ternak, gulma air, gulma kebun dan limbah industri pertanian) dijadikan bahan bakar pembangkit panas ( kompor, lampu petromak, grill  ikan), maupun jadi bahan bakar generator menghasilkan listrik serta menjalankan aneka mesin pertanian, alat teknik perbengkelan bahkan mesin kendaraan. Residu olah sampah yang tidak dimusnahkan jadi energi adalah kompos. 

Dalam model bioindustri, kompos menjadi media tanam aneka tanaman ketela, buah dan sayuran serta lidah buaya. Anda sekaligus dapat melihat proses pembuatan makanan dan minuman sehat menyehatkan dari berbagai tanaman itu.

 





 


Keberadaannya diharapkan memberi informasi secara mendalam
kepada masyarakat yang berkepentingan dengan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan seperti
pengembang property (perumahan, kawasan niaga, apartemen, kawasan
industri), organisasi masyarakat terkait sampah (LSM, RW, Desa),
perusahaan korporasi penimbul sampah dan, khususnya, siswa peserta didik
(SMA, SMK) akan berbagai aspek yang terkait dengan pemanfaatan biomassa
( termasuk sampah).
Lokasi dapat ditempuh 7,3 km dari gerbang Tol Moh Toha kearah selatan Bandung, atau sekitar 500 m dari  lokasi wisata Kampung Batu (Tektona Water Park) dan  bukit Mountain Breeze untuk melihat pemandangan dari atas bukit. Berjarak 10 km sebelum lokasi wisata Ciwidey ( Kawah Putih,  Situ Patenggang, pemandian air panas Cimanggu, kuliner, Perkebunan Teh  Gambung) serta kawasan wisata Pangalengan (Situ Cileunca), persisnya di  Jl Desa Langonsari (Cibiuk) Pameungpeuk Bandung Selatan,
Sebagai salah satu ikhtiar meluaskan model pengelolaan sampah, limbah dan biomassa hingga proses hasil pertanian tepung modifikasi cassava dan sari buah, lokasi  yang bisa menjadi tujuan wisata edukasi teknologi ini menyediakan peraga yang dapat dicoba para pengunjung, antara lain menjalankan alat :
1. Gasifier GS 50 pemusnahan sampah anorganik/ mengolah plastik menjadi minyak bakar (fuel oil),


2. Komposter BioPhoskko bagi pengolahan sampah menjadi bahan Pupuk dan Pemupukan,


3. Digester Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk penghasil energi (bahan bakar gas), 


4. Membuat media tanam dari kompos bagi pot bertingkat (vertikultur), modul taman vertikal dan hidroponik


5. Pompa lumpur probiotik ( residu pembangkitan biogas) berupa pupuk cair sebagai pakan dan media kolam ikan (lele).


6. Menjalankan generator listrik serta pembangkitan energi panas ( kompor, petromak biogas).


7. Demo dan praktek membuat sari buah awet atau yoghurt buah (Fruitghurt) mampu berdaya simpan 2 (dua) bulan tanpa pengawet, perasa dan pengental sintetis
          8. Demo dan praktek pembuatan tepung modifikasi cassava ( mocaf) 


10. Demo dan praktek pembuatan pancake dan kue, bala2 dan aneka makanan berbahan tepung modifikasi cassava (mocaf)







Manfaat bagi para pengunjung adalah memahami proses bioindustri berikut berbagai alat dan cara yang ditunjukkan lebih detail: Pengunjung juga dapat pula menikmati prasmanan di Buffet Kece berbahan tepung modifikasi cassava (Mocaf), minuman sari buah (fruitghurt), aneka selai serta es kepal. Bahan makanan merupakan contoh bahwa hasil olah sampah berupa residu kompos adalah nutrisi baik bagi tanaman ( singkong, buah, lidah buaya/ aloe vera). 


Reservasi/ pemesanan

 Hilman Amirudin, WA 08157002935, Hendri Yuliantoro 08112220116, Gema, 08112220764


Menuju Sistem Industri 4.0 Pembangkitan Biogas dan Produksi Kompos

Sistem pengukur dan pengendali berdasar kondisi PH dan suhu ini merupakan kelengkapan pada pembangkitan biogas dalam suatu instalasi biodig...